www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hotspot di Riau Kembali Melonjak, Tembus 222 Titik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Cegah Karhutla Meluas, Pemprov Riau Andalkan Sinergi TNI-Polri hingga Teknologi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:17:47 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol, Herry bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/ist)
Kapolda Riau Irjen Pol, Herry bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/ist)

PEKANBARU - Upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat bergerak secara kolaboratif untuk mencegah munculnya titik api sekaligus mempercepat penanganan apabila kebakaran terjadi.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menjaga Riau dari ancaman karhutla. Menurutnya, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Alhamdulillah, kami berkolaboratif antara pemerintah, TNI/Polri, Manggala Agni hingga juga masyarakat di Provinsi Riau terus menggalakkan jangan membakar hutan. Kita terus berkoordinasi untuk menjaga situasi," ujar Plt Gubri SF Hariyanto di Polda Riau, Kamis (20/08/2026).

Untuk memperkuat pencegahan, Pemprov Riau bersama forkopimda telah mengeluarkan maklumat yang menegaskan larangan membakar hutan dan lahan. Imbauan tersebut juga disampaikan melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, tokoh masyarakat, hingga Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

"Kami telah mengeluarkan maklumat agar tidak membakar hutan. Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten/kota, Pak Kapolda, Pak Pangdam, tokoh masyarakat, dan Lembaga Adat Melayu Riau juga menghimbau masyarakat bahwa kebakaran hutan itu sangat membahayakan," jelasnya.

SF Hariyanto menegaskan, maklumat tersebut menjadi komitmen bersama yang harus dipegang pemerintah, lembaga, maupun organisasi terkait. Dengan kesepahaman tersebut, setiap persoalan karhutla yang muncul di lapangan diharapkan dapat segera ditangani sebelum api meluas. 

"Nah, maklumat inilah yang pemerintah, lembaga, dan organisasi pegang bersama. Kalau misal ada terjadi satu atau dua permasalahan (karhutla) dalam wilayah ini kita langsung menanganinya," tegasnya.

Menurutnya, dukungan TNI dan Polri bersama Manggala Agni memiliki peran penting dalam mempercepat respons terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan seluruh unsur tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi Bumi Lancang Kuning tetap aman. 

"Yang penting kami di sini semuanya berkolaboratif. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam dan Bapak Kapolda beserta jajarannya ini luar biasa, tanpa dukungan mereka Riau tidak aman," ungkapnya.

Tak hanya mengandalkan koordinasi di lapangan, Pemprov Riau bersama forkopimda juga memanfaatkan teknologi untuk mendeteksi potensi karhutla. Salah satunya melalui dashboard Lancang Kuning yang memungkinkan pemantauan titik panas secara lebih cepat.

"Kami di sini ada dashboard Lancang Kuning. Jadi di Polda, Kodam, Kantor Gubernur, hingga BPBD ada aplikasi itu sehingga kami bisa memantaunya. Begitu nampak ada hotspot, kami segera mengirim tim ke sana," tuturnya.

Kecepatan mendeteksi dan merespons titik panas menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar. Karena itu, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki kewenangan dan kemampuan penanganan di lapangan.

Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya karhutla. Partisipasi warga dinilai menjadi bagian penting dari strategi pencegahan, terutama dalam memastikan tidak ada aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran.

"Yang penting kami antara TNI, Polri, hingga masyarakat terus melakukan kolaborasi. InsyaAllah Riau ini bisa terjaga dengan baik," pungkasnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hotspot di Riau meningkat (foto/int)Hotspot di Riau Kembali Melonjak, Tembus 222 Titik
F-16 Lanud Roesmin Nurjadin turun pantau Karhutla di Riau (foto/int)Langit Riau Dipantau F-16, Lanud Roesmin Nurjadin Deteksi Dini Titik Karhutla
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
  Ketua BK DPRD Pekanbaru, Nofrizal (foto/int)BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved