www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bupati Afni Turun Langsung Tangani Karhutla yang Ancam Objek Vital Sumur Minyak BSP
Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:55:42 WIB
ist.
ist.

SIAK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut sekitar Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, sempat mengancam sejumlah sumur minyak milik BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) di Kecamatan Dayun.

Kobaran api yang muncul sejak Rabu (26/8/2026) terus merambat hingga mendekati kawasan objek vital tersebut. Jarak api dengan beberapa sumur minyak bahkan sempat mencapai sekitar 50 hingga 100 meter.

Bupati Siak Afni Zulkifli turun langsung memimpin penanganan karhutla bersama unsur TNI-Polri, jajaran BSP, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tim pemadam kebakaran swasta.

Afni berada di lokasi hingga sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (27/8/2026). Sementara itu, personel TNI melanjutkan penjagaan hingga pagi hari untuk memastikan api tidak kembali mendekati kawasan sumur minyak.

“Titik api awalnya sejak siang, dari kebun sawit warga. Kapolres Siak memimpin pembuatan kanal dan embung. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB api semakin mengelilingi sumur minyak. Akhirnya, kita putuskan melakukan pemadaman terbatas malam tadi,” ujar Afni.

Afni mengatakan terdapat dua lokasi utama yang menjadi perhatian petugas. Pada satu lokasi terdapat tiga sumur minyak, sementara di lokasi lainnya terdapat dua sumur.

Kelima sumur tersebut berada di kawasan gambut yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit masyarakat.

“Yang paling riskan itu ada lima titik. Sumur minyak ini sangat rentan sekali dengan api. Itu yang kami jaga karena ini objek vital dan milik BUMD kita, PT Bumi Siak Pusako,” katanya.

Penanganan kebakaran pada malam hari menghadapi sejumlah tantangan. Selain kondisi medan yang sulit, lokasi tersebut berada di kawasan yang menjadi habitat berbagai satwa liar.

Petugas tidak dapat leluasa melakukan pemadaman pada malam hari. Personel TNI turut melakukan pengamanan selama proses penanganan untuk mengantisipasi potensi gangguan satwa liar.

Selain itu, keterbatasan sumber air dan sulitnya akses menuju lokasi turut menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Menurut Afni, titik kebakaran pertama kali diketahui sekitar dua hari sebelum api mendekati kawasan sumur minyak.

“Sumber air sulit, makanya saya minta bantuan Satgas Udara dan langsung turun helikopter water bombing. Sementara alat berat juga sulit masuk karena kondisi medan cukup sulit,” ujarnya.

Untuk mengatasi keterbatasan sumber air, petugas mengerahkan alat berat untuk membuat embung di sekitar lokasi kebakaran.

Embung tersebut mulai terisi air dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air dalam proses pemadaman.

Sementara itu, titik api yang berada di dekat jalur pipa minyak BSP dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Petugas juga membuat sekat untuk mencegah api kembali merambat menuju kawasan objek vital.

Kapolres Siak sebelumnya berada di lokasi hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Penanganan kemudian dilanjutkan oleh Dandim bersama personel hingga pagi hari.

“Terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa,” kata Afni.

Dalam proses penanganan karhutla, petugas juga menghadapi persoalan minimnya jaringan telekomunikasi di lokasi kebakaran.

Menurut Afni, kondisi tersebut menyulitkan komunikasi dan koordinasi antarpersonel di lapangan.

“Kondisinya sulit dan nyaris tidak ada sinyal. Ini sangat menyulitkan kami untuk berkoordinasi. Harus keluar dari lokasi terlebih dahulu baru mendapatkan sinyal,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mencari solusi untuk memperkuat jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut.

Menurutnya, keberadaan jaringan komunikasi sangat penting mengingat kawasan tersebut merupakan wilayah rawan bencana sekaligus berada di sekitar objek vital.

Hingga Kamis pagi, petugas masih melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan bara api benar-benar terkendali dan tidak kembali meluas.

Sementara itu, luas lahan yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan.

Di tengah kondisi lahan gambut yang kering, asap tebal, medan yang sulit, serta keterbatasan sumber air dan komunikasi, petugas memprioritaskan pengamanan lima sumur minyak BSP agar api tidak kembali menjalar ke kawasan objek vital tersebut.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
  Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved