www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Ancam Habitat Harimau Sumatra di Kerumutan Pelalawan, Medan Sulit Jadi Kendala
Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:22:55 WIB
Ilustrasi Karhutla muncul di SM Kerumutan, Pelalawan dan mengancam habitat harimau sumatra (foto/int)
Ilustrasi Karhutla muncul di SM Kerumutan, Pelalawan dan mengancam habitat harimau sumatra (foto/int)

PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Provinsi Riau. Kebakaran yang telah berlangsung lebih dari sepekan itu kembali memunculkan asap setelah sebelumnya sempat dipadamkan melalui operasi water bombing.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Supartono, mengatakan api sempat berhasil dipadamkan pada Jumat dan Sabtu pekan lalu. Namun, kondisi cuaca dan angin kencang membuat api di dalam lahan gambut kembali muncul ke permukaan.

“Karhutla yang terjadi di SM Kerumutan sudah satu minggu lebih. Sudah dilakukan water bombing oleh Satgas Udara, di hari Jumat dan Sabtu sempat padam tapi karena cuaca dan angin yang kencang kini asapnya muncul kembali,” jelas Supartono, Selasa (25/8).

Hingga kini, luasan pasti kawasan yang terbakar masih dalam proses pendataan. Tim di lapangan masih berupaya mencapai titik api karena medan yang berupa lahan gambut dengan vegetasi hutan cukup sulit ditembus.

Supartono memperkirakan area yang terbakar mencapai sekitar lima hektare.

“Sekitar 5 hektare, itu lahan gambut,” urai Supartono.

Selain titik api yang berada di dalam kawasan konservasi, terdapat pula lokasi kebakaran di luar kawasan SM Kerumutan. Lokasi tersebut diperkirakan berjarak sekitar 12 kilometer dari batas kawasan konservasi.

Karhutla di SM Kerumutan menjadi perhatian serius karena kawasan tersebut merupakan salah satu habitat Harimau Sumatera. Kebakaran dikhawatirkan mengganggu habitat satwa dilindungi tersebut serta berbagai jenis satwa lainnya yang berada di kawasan hutan.

Meski demikian, hingga saat ini tim belum menemukan adanya satwa yang terdampak langsung akibat kebakaran.

“Merupakan habitat harimau sumatra. Sampai saat ini belum menemukan satwa yang terdampak akibat kebakaran,” paparnya.

Tim gabungan masih melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kebakaran. Penanganan dari udara terus dipantau, sementara tim darat berupaya membuka akses menuju titik api.

Kondisi lahan gambut yang bercampur dengan vegetasi hutan menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Tim juga melakukan pemetaan melalui pemantauan udara untuk menentukan strategi penanganan yang paling memungkinkan.

“Terlepas dari itu, kami juga sudah mengirimkan tim darat untuk melakukan pengecekan apakah memungkinkan untuk melakukan pemadaman via darat,” urainya.

Untuk mencapai titik api, tim darat harus menempuh jarak sekitar 32 kilometer dari batas luar kawasan. Jalur tersebut pun bukan medan yang mudah dilalui sehingga membutuhkan upaya dan waktu lebih besar.

“Jarak tempuh tim darat itu lebih kurang 32 KM dan itu jalur yang tidak seperti yang kita bayangkan,” katanya.

Kondisi tersebut membuat penanganan Karhutla di SM Kerumutan membutuhkan koordinasi dan strategi khusus agar api tidak kembali meluas serta dampaknya terhadap ekosistem dan habitat satwa dilindungi dapat diminimalkan.

Sumber: riau.harianhaluan.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
  Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved